[ SERIES] It’s My Fault Chapter 2

directed-vianfan

[SERIES] It’s My Fault

Chapter 2

Author: VianFan

Cast:

  • Cho kyuhyun
  • Choi sooyoung

Support Cast: Find It!

Genre: Hurt, Romance, Drama.

Leght: Series

Rating: PG-17

Desclaimer: This fanfict’s story pure from my mind. Big NO to plagiarism. Hope you all enjoy it.

 


Previous Chapter

Dia sungguh kesal sekarang dan berlalu begitu saja ketika melihat kyuhyun yang tengah bercakap-cakap dengan salah satu client nya. Sepertinya mereka membicarakan hal yang serius, entahlah.  Sooyoung tidak terlalu memperhatikan mereka, dan hanya berjalan menuju lift. Belum lama sooyoung melangkah jauh dari kyuhyun dan client nya. Terdengar seseorang memanggilnya dari arah belakang.

“Choi Sooyoung.!”


Author Pov

“Choi Sooyoung.!” Panggil seseorang di belakangnya.

Sesaat sooyoung tidak percaya jika ada seseorang yang memanggilnya, karena tidak mungkin-kan orang itu yang memanggi namanya. Saat sooyoung melihat kebelakang mata bulat cokelatnya terlihat melabar. Sungguh ini keajaiban, karena Cho kyuhyun jarang sekali memanggil namanya.

Setelah sadar dari keterkejutannya, ia pun berjalan kearah kyuhyun. “apa anda memanggil saya sajangnim.?” Tanya sooyoung dengan sopan. “ tentu saja aku memanggil dirimu.!” Ucapnya tegas. Karena sudah terbiasa dengan kata-kata kyuhyun yang seperti itu sooyoung pun memakluminya. “ada perlu apa anda memanggil saya sajangnim.?” Tanya sooyoung lagi masih dengan sopan. “ kau antarkan ini kekantor pusat.! Karena sekarang aku ada meeting dengan client ku.” Ucap kyuhyun lagi dengan nada perintah.  “Baiklah, sajangnim.”

Sooyoung pun mengambil berkas yang diberikan kyuhyun dan langsung mengantarkannya kekantor pusat yang berada tidak jauh dari sana. Ia hanya perlu naik taksi selama 20 menit.

Akhirnya sooyoung sudah sampai di kantor pusat, setelah melewati pintu masuk sooyoung pun  berjalan menuju meja Receptionis.  Dan menyampaikan kepada Recepcionis itu untuk melatakan berkas itu ke ruangan Cho kyuhyun. Setelah mengantarkan berkas tadi sooyoung pun kembali ke kantornya. dan sekarang sooyoung lebih memilih menaiki Bus, karena uangnya sudah cukup terkuras kerana selalu menaiki taksi. Dan disinilah sooyoung sekarang,di  Pemberentian Bus. Duduk dengan termenung menatap langit yang mendung pada saat itu.

“langitnya hitam sekali..” ucapnya dengan mata yang masih menatap langit. “sepertinya sebentar lagi akan hujan, apa Bus nya masih lama.” Gumamnya sambil melihat kearah kirinya memastikan bahwa bus nya sudah datang atau belum.

Cukup lama sooyoung duduk disana dan tidak ada tanda-tanda bahwa bus itu akan datang. Orang-orang yang tadi menunggu bus bersama dirinya pun sudah pergi. Entah kapan mereka semua pergi, dan sooyoung tidak menyadarinya. “apa hanya aku saja yang menunggu disini.?” Tanyanya pada diri sendiri. “ apa lebih baik tidak naik taksi saja.?” Tanyanya lagi.

Sooyoung pun memeriksa dompetnya, untuk memastikan apakah ia masih memiliki uang yang cukup untuk menaiki taksi lagi. Hanya tersisa beberapa won saja yang berada di dompet sooyoung, dan ia sungguh tidak ingin menggunakannya karena ini masi pertengahan bulan dan itu berarti masa gajiannya masih lama. Setelah menimbang-nimbang akhirnya sooyoung pun berniat untuk berjalan kaki saja, lagi pula jarak dari sini ke kantor nya tidak cukup jauh. Pikirnya positif,  jika tadi sooyoung menaiki taksi dengan waktu 20 menit, maka ia akan berjalan selama.? Entahlah, yang sooyoung pikirkan sekarang adalah bagaimana caranya ia bisa berjalan dengan cepat.

Belum lama sooyoung melangkahkan kakinya dari pemberentian Bus, tiba-tiba sebuah mobil berhenti disebelahnya dengan suara yang mengerikan Soooyoung berfikir ia akan kehilangan jantungnya pada saat itu. Belum sempat menormalkan detak jantungnya, jantungnya kini dikejutkan dengan sosok seorang pria tinggi dengan rambut cokelat yang kini tengah berjalan mendekatinya.

“Choi sooyoung.!” Paggil pria itu. Sooyoung yang namanya baru saja disebutkan itu hanya menatap pria itu, dia masih mencoba menormalkan detak jantungnya yang masih berdetak dengan kencang. “Choi sooyoung, apa kau mendengarku.?” Tanya pria ini lagi.

“Ya sajangnim, saya mendengar anda.” Balas sooyoung. “apa yang anda lakukan disini sajangnim.?” Tanya sooyoung balik. “hanya kebetulan lewat saja dan aku melihatmu, apa kau sudah mengantarkan berkasnya.?” Ucap kyuhyun.

“saya sudah mengantarnya sajangnim.” Balas sooyoung dengan sopan. “baiklah kalau begitu. Kau ingin kekantorkan,? biar aku antarkan.” Ucap kyuhyun yang lebih terdengar dengan nada perintah, kyuhyun berjalan kemobilnya dan berhenti saat dia ingin membuka pintu mobilnya. “kenapa masih diam disitu.!” Ucap kyuhyun lagi ketika ia melihat sooyoung yang tidak bergerak dari tempatnya.  Sooyoung yang baru tersadar langsung berjalan ke mobil kyuhyun dan membuka pintu diseberang kyuhyun. Selama perjalan menuju kantor sooyoung, yang terdengar di mobil itu hanyalah keheningan.


Hari ini adalah hari yang sangat melelahkan bagi sooyoung. Bukan hanya tubuhnya saja yang lelah tetapi juga hati dan dompetnya. Hatinya lelah karena tidak bisa menahan rasa cintanya lagi terhadap atasannya yang tadi siang sudah mengantarkannya kekantor, kalau dia pikir-pikir kyuhyun mulai bisa berbicara dengannya. Sudah bisa berbicara dalam arti memanggil namanya, memang benar-benar memanggil namanya bukan lagi dengan marganya.

Keuangannya saat ini benar-benar sekarat, dan sekarang dia benar-benar harus berhemat. Menu makan malamnya kini hanyalah sepotong roti yang tersisa di kulkasnya. Didunia yang besar ini Choi sooyoung hanya hidup sebatang kara, tidak memiliki keluarga ataupun sanak –saudara. Ayah dan ibunya meninggal pada saat dia berumur sepuluh tahun, karena kecelakaan dan sooyoung tidak tau pasti apa penyebabnya, setelah kejadian itu sooyoung pun dititipkan di panti asuhan karena tidak ada saudara yang bisa merawatnya. Dan semenjak saat itu dia menjadi sebatang kara.

Setelah menyelesaikan pendidikan kuliahnya, sooyoung pun mencari pekerjaan dan beruntung ia diterima di cabang perusahaan yang cukup terkenal. Dengan gaji yang cukup, sooyoung membeli apatermen yang sederhana. cukup sederhana dengan satu kamar dengan ukuran kecil dan satu kamar mandi, dan sooyoungg sudah sangat bersyukur dengan keadaannya saat ini.


Sooyoung Pov

Hari ini hujan turun di seoul. Dan karena sekarang musim dingin,  suhu disini menjadi lebih dingin. Pagi ini seperti biasa aku berangkat ke apatermennya kyuhyun, setelah sampai dipemberhentian bis berikutnya aku akan turun dan melanjutkan dengan berjalan kaki menuju apatermennya. Cara ini lebih baik dari pada harus menaiki taksi lagi, lebih menghemat keuangan ku saat ini. Tetapi pagi ini aku harus berangkat cukup awal karena aku tidak ingin ketinggalan bis dan ditambah lagi aku harus berjalan menuju apatermenennya, jadi  lebih memakan waktu cukup lama. Makannya pagi ini aku berangkat pagi-pagi sekali.

Tidak terasa akupun sudah sampai didepan apatermennya, setelah melewati meja receptionis yang masih kosong itu aku harus menaiki lift ke lantai 3. Akhirnya aku sampai didepan pintu apatermennya, setelah menekan angka kombinasinya aku pun membuka pintunya. Aku pun masuk kedalam. Terlihat apatermennya sangat berantakan, remah-remah kulit kacang dan makanan ringan bertebaran dimana-mana. Baju-baju yang juga diletakkan sembarangan, sebenarnya apa yang kyuhyun lakukan di apatermennya ini. Setelah memungut baju-baju kotornya akupun berniat ingin membangunkannya.

Berjalan kekamarnya dan mulai membuka pintunya, orang itu sungguh terlelap dengan sangat nyenyak dikasur bigsize nya. Tetapi ada orang lain yang berbaring disebelahnya, dan itu adalah seorang wanita. Aku sungguh ingin menangis saat ini juga. Cho kyuhyun kini tengah tidur dengan seorang wanita yangbterlihat nyaman didalam pelukan kyuhyun, aku sungguh bingung apa yang harus aku lakukan saat ini. Setelah mencoba menenangkan diriku dan berfikir, akhirnya akupun memutuskan untuk pergi saja dari apatermen kyuhyun. Setelah aku membersihkan sedikit apatermennya.

Aku sungguh tidak bisa berhadapan dengannya saat ini, dan rasa penasaran kini menghantuiku. Siapa gadis tadi, dan apa hubungan nya dengan kyuhyun, kenapa mereka bisa tidur berdua. Pertanyaan-pertanyaan itu terus berputar-putar  dikepala ku. Aku memutuskan untuk tidak berangkat kekantor pagi ini, karena jika aku pergi bekerja sedangkan pikiranku tidak sejalan dengan tubuhku ini akan benar-benar menganggu. Bisa saja nanti aku tiba-tiba menangis dan membuat rekan-rekan kerjaku penasaran, lalu mereka menanyaiku. Tidak-tidak lebih baik aku libur saja hari ini.

Cut…

apa next chapternya terlalu lama.? maaf teman-teman semuanya. soalnya aku lagi sibuk banget sama tugas-tugas sekolah dan ditambah sebentar lagi aku bakalan ujian. apalagi idenya kadang-kadang suka melenceng dan kadang juga ngak dapat inspirasi.

Apa alurnya kecepetan.? insyaallah di next chapter akan lebih bagus lagi. ditunggu comment dan likenya lohh..!! oh ya, mungkin next chapter bakalan diprivate karena ada ……… adegan-adegan yang kurang pantas untuk anak dibawah umur.!! dan bakalan dilanjut jika comentnya sudah mencapai 10.. setelah aku lihat-lihat viewers nya cukup tinggi, tapi yang komen cuman sedikit. aku tidak bermaksud memaksa kalian buat Coment atau like postingan aku, tapi setidaknya kalian harus menghargai karya orang lain juga.  harap dimaklumi, karena saya masih newbie jadi saya butuh dorongan dan penyemangat agar bisa nulis yang lebih baik dan itu dari komen-komen teman” semua.

Sekian Terima Sehun… 😀

Okeyyy.. see u 🙂

Advertisements

11 thoughts on “[ SERIES] It’s My Fault Chapter 2

  1. anyong aku baru baca ff ini dan baru baca part 2,jadi nya baru komen sekarang mianhae hehe 😀 apa kyu jg punya perasaan ke sooyoung?trus itu yeoja siapa,apa kyu udah punya pacar?next ya di tunggu bikin penasaran soalnya anyonggg

    Like

  2. yani yanuari

    camkamanyeo! d’part in sifat kyu’a agk angkuh yaa, btw apaa soo eonni bner” suka sma kyu oppa?? trusss part 1’a kapan d’publish min?? ko kaga kliatan sihhh?? keep waiting next part min 🙂 fighting 😉

    Like

  3. dekyusoo

    Eeehhhhh, itu siapa? Kenapa bisa tidur sama kyu? Semoga aja ngga ngapa-ngapain, cuman tidur aja..
    Soo sabar ya..
    Ditunggu next nya..
    Perasaannya kyu ke soo masih burem nih, blm kelihatan..
    Selalu semangat author..

    Like

  4. oby kim

    permisi ijin baca ya..q kira ini ff pake bahasa inggris agak minder baca soalnya gak pinter2 amat hehe tapi syukurlah bukan
    q baru liat ff ini..salam kenal n keep writing yak

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s