[TWOSHOOT] Please Don’t Go

pleasedontgo

[TWOSHOOT] Please Don’t Go

Author: VianFan

Cast:

  • Cho kuhyun
  • Coi sooyoyung
  • Wu Yi Fan (Kris Wu)

Other cast: Find It!

Genre: Married Life, Hurt, Drama

PG: 17

Leght: Twoshoot

Warning: ide cerita pasaran.!! Typo dimana-mana.

Desclaimer: This fanfict’s story pure from my mind. Big NO to plagiarism. Hope you all enjoy it.


Author Pov

Di salah satu gereja di kota seoul, terlihat disana akan mengadakan pemberkatan pernikahan salah seorang putra pengusaha ternama dikorea. Para wartawan yang haus akan pemberitaan berjejer di depan geraja demi meliput pemberitaan tentang pernikahan mewah salah seorang pebisnis korea itu.

Tidak lama setelah itu terlihat mobil limosin berwarna putih yang dihiasi dengan bunga-bunga cantik itu sampai digeraja. Mobil berwarna putih itu berhenti tepat didepan geraja, dan penjaga yang ada didepan gereja itu pun membukakan pintu mobil. Tampak seorang wanita keluar dari mobil itu dengan anggunnya, gaun yang ia kenakan saat ini sangat pas ditubuh jenjangnya.

Gaun berlengan panjang yang terlihat ketat didada dan juga perutnya, tetapi mengembang diarea pinggang hingga kakinya itu terlihat indah dengan aksen bordiran seperti bunga dibagian bawah gaunnya  sehingga menyerupai bunga-bunga yang bergelantungan disana, gaun ini  juga dihiasi dengan pernak-pernik dibagian dadanya.

Gadis ini berjalan masuk dengan dikawal oleh seorang pria yang terlihat lebih tua darinya. Setelah memasuki gereja, ia pun berjalan menuju pintu yang akan menghubungkannya dengan takdir barunya itu. Setelah pintu itu terbuka terlihat para tamu yang tengah duduk disana langsung mengalihkan perhatian mereka saat pintu mahoni besar itu terbuka. Gadis itu berjalan lambat dengan didampingi oleh sang kakak yang sejak tadi terus menggenggam tangannya.

Tepat didepan gadis itu kini seorang pria menunggunya menggunakan Tuxedo yang sangat serasi dengan gaun gadis itu, tak lupa pula senyum tipisnya yang tampak begitu mengipnotis mata gadis itu. Sejak tadi mata gadis itu hanya terpaku pada pria yang ada diseberangnya, jantungnya sudah berdetak dengan sangat kencang ketika dirinya hampir mendekati pria itu.

Kaki jenjangnya itu berhenti tepat setelah ia sampai didepan pria itu, pria yang akan menjadi suaminya, yang akan berjanji kepada tuhan bahwa akan berada disamping dirinya dalam keadaan apapun. Setelah menerima uluran tangan pria ini, mereka pun berjalan mendekati pendeta yang akan membacakan janji suci mereka.

“Cho kyuhyun-ssi.”  Panggil pendeta

“apakah anda mengakui dihadapan tuhan bahwa anda bersedia menerima Choi Sooyoung sebagai istri satu-satunya dan hidup bersamanya dalam pernikahan yang suci seumur hidup anda.?”  Tanya pendeta itu

“Ya, saya bersedia.!” Jawab Cho kyuhyun

“apakah anda mengasihinya sama seperti anda mengasihi diri sendiri, mengasuh dan merawatnya, menghormati dan memeliharanya dalam keadaan susah dan senang, dalam keadaan kelimpahan atau kekurangan, dalam keadaan sakit dan sehat dan setia kepadanya selama kalian berdua hidup.”

“ya.” Jawab kyuhyun yang kini tengah mengenggam tangan calon istrinya.

“apakah saudara bersedia menjaga kesucian perkawinan anda ini sebagai suami yang setia dan takut akan tuhan sepanjang umur hidup anda.?” Tanya sang pendeta lagi.

“Ya, tentu saya bersedia.” Jawab kyuhyun lagi sambil menatap wajah calon istrinya

Setelah kyuhyun mengucapkan janji pernikahan itu, kini giliran choi sooyoung yang akan menjawab pertanyaan si pendeta dengan pertanyaan yang sama.

Acara selanjutnya adalah pemasangan cincin. Terlihat seorang gadis kecil dengan gaun putih mendekat kearah mereka berdua, dengan membawa nampan ditangannya gadis kecil itu berjalan dengan riang kearah mereka berdua.  Ada sebuah kotak yang berada diatas nampan itu, setelah gadis itu sampai disamping mereka. Cho kyuhyun mengambill kotaknya dan membukanya, terlihatlah disana sepasang cincin yang terbuat dari emas murni yang dihiasi dengan permata kecil ditengahnya.

Kyuhyun pun mengambil salah satu cincin itu. Dan menarik tangan kanan sooyoung, lalu menyematkan cincin putih itu di jari manisnya. Terlihat sekali sinar bahagia diwajah wanita itu, dan sekarang giliran sooyoung yang akan menyematkan cincin dijari manis kyuhyun. Menarik tangan kyuhyun, dan tanpa ragu memasangkan cincin itu dijari manis pria itu.

Setelah sooyoung selesai dengan pemasangan cincin itu, kyuhyun menarik tengkuk sooyoung kearahnya. Dan mengarahkan bibirnya pada bibir ranum wanita yang sudah sah menjadi istrinya, para undangan pun terkejut dengan aksi yang dilakukan oleh kyuhyun, karena kyuhyun melakukankannya sebelum sang pendeta menyuruh mereka berdua untuk berciuman satu sama lain. setelah beberapa detik, kyuhyun pun menjauhkan bibirnya dari sooyoung. Dan para tamu undangan yang hadir disana bertepuk tangan untuk mereka berdua.

Serangkaian acara telah mereka berdua lewati, dan kini mereka tengah berjalan keluar gereja dengan diikuti oleh kedua keluarga mereka dan juga oleh para tamu undangan. Setelah sampai didepan gereja terlihat mobil putih yang tadi mengantar choi sooyoung masih berada didepan gereja itu. Para wartawan pun mulai mengangkat kamera mereka untuk mengambil gambar-gambar yang sangat berharga bagi berita mereka nanti.

Kedua pengantin baru itu sudah memasuki mobil mewah itu, mobil itu kini tengah bejalan dengan kecepatan sedang menuju rumah mereka berdua. Ya, mereka berdua telah memutuskan untuk tinggal berdua saja.

“apa kau lelah.?” Tanya kyuhyun memecahkan keheningan yang terjadi diantara mereka berdua. “eumm..,” balas sooyoung dengan gumaman karena ia terlalu lelah. “sepertinya memang begitu,” ucap kyuhyun lagi. “apa kita tida bisa melakukannya malam ini.?” Sambung kyuhyun lagi. “melakukan apa.?” Tanya sooyoung yang mulai mengalihkan perhatiannya kepada kyuhyun.

“sayang… apa kau pura-pura tidak tau.?” Tanya kyuhyun dengan mendekat kearah sooyoung dan mencondongkan wajahnya, sehingga kini kyuhyun terlihat tengah menghimpit tubuh kurus sooyoung. “kyuhyun apa yang kau lakukan.?” Tanya sooyoung dengan malu-malu.  “memangnya kenapa.? Apa kau takut kalau aku menyerangmu saat ini juga.?” Tanya kyuhyun dengan senyum smirknya.

“baiklah-baiklah.., kita berdua akan melakukannya nanti.! Tapi tidak sekarang.” Ucap sooyoung yang mulai mendorong bahu kyuhyun. “kau tidak seru sekali, padahal akan seru  jika kita melakukannya disini.” Ucap kyuhyun lagi, dan kali ini kyuhyun mengarahkan tubuhnya lagi untuk menghimpit sooyoung. Mengarahkan hidung mancungnya untuk mennghirup wangi tubuh istrinya itu.

“kyuuuh…,, jangan macam-macam disini.. Bagaimana jika pak shim melihat kitaaah.!!” Balas sooyoung yang berusaha agar desahannya tidak keluar dan akan terdengar oleh supir mereka. “tidak akan, lihat pembatasnya sudah ditutup.” sambung kyuhyun yang mengarahkan pandangannya menuju pembatas antara tempat duduk pengemudi dan juga penumpang yang berada dibelakangnya.

“tapi kyuu… bagaimana jika itu tib… akkhh.” Belum selesai sooyoung mengucapkan kalimatnya, kyuhyun sudah kembali pada kegiatan awalnya. Menciummi leher jenjang istrinya itu, sehingga membuat sooyoung mengeluarkan desahannya.

“Kyuhyun..! apa yang kau lakukan.?” Ucap sooyoung marah

Kyuhyun tidak mengindahkan perkataan sooyoung, ia hanya sibuk dengan kegiatannya saat ini. Malah kini ia semakin memperdalam ciumannya sehingga menghasilkan bekas kissmark yang cukup jelas pada leher sooyoung.

Karena kyuhyun tidak mengindahkan kata-katanya, akhirnya ia mendorong bahu kyuhyun dengan keras. Walaupun sooyoung dengan sekuat tenaga mendorong kyuhyun, tetapi Kyuhyun hanya terdorong sedikit kebelakang. “kyuuuhhh….hah.hah…” panggil sooyoung dengan napas yang tidak teratur. “ jika kau ingin melakukannya disini, jangan harap kau mendapatkan jatah dariku untuk satu bulan kedepan.!!” Ucap sooyoung dengan tegas.

Kyuhyun pun akhirnya mengalah. Dengan terpaksa, Ia kembali duduk dengan tenang dikursinya. Sooyoung pun mulai merapikan baju pengantinnya yang tadi dibuat kusut oleh suaminya sendiri. Setelah merapikan bajunya itu, sooyoung menatap kyuhyun yang duduk dengan tenang dikursinya. Berbeda dengan tadi, kini suaminya itu hanya menatap keluar jendela . Merasa aneh dengan tingkah suaminya, sooyoung mencoba untuk memanggilnya.

“kyu.? Apa kau marah.?” Tanya sooyoung lembut. kyuhyun menggerakan kepalanya keasal suara. “tidak.” Jawab kyuhyun dengan singkat. “lalu., kau kenapa.?” Tanya sooyoung lagi dengan tangan yang mulai membelai pipi kyuhyun. Kyuhyun pun mulai memejamkan matanya, merasakan tangan-tangan lembut di pipinya membuat kyuhyun meresa sedikit tenang. “ aku tidak apa-apa sayang.., sungguh” balas kyuhyun dengan menggenggam tangan sooyoung yang membelai pipinya.

Skip———————————————————————————————————————

Kyuhyun Pov

Pagi ini, tidak seperti biasanya. Ada seorang wanita yang terbaring disebelahku, dengan tangan mungilnya yang memeluk pinggangku. Sedikit terpesona dengan paras cantik wanita ini, wanita yang sudah sah menjadi istriku .  Wanita cantik yang terbaring indah disebelahku ini masih memejamkan matanya, padahal matahari pagi ini sudah meninggi. ‘apa ia kelelahan.? Karena semalam kami melakukannya.?’ Teringat dengan apa yang sudah ku lakukan dengannya malam tadi.

Setelah puas melihat wajahnya, akhirnya aku memutuskan untuk membersihkan diriku yang penuh dengan keringat dan juga cairan-cairan lengket lainnya. Belum sempat aku berjalan jauh dari tempat tidurku, terdengar bunyi ponsel yang menggema di ruangan ini. Setelah ku pastikan bahwa nada dering dari ponsel itu adalah milikku dengan segera aku mengambilnya dari nakas samping tempat tidurku.

Setelah memastikan siapa yang menelfon, akhirnya ku geser tombol hijau itu.

“Ya, ayah. Ada perlu apa pagi-pagi begini menelfon.?” Tanya ku penasaran.

“………….”

“tentu saja aku mengerti.”

“…………………..”

“Ya, setelah ini aku akan pergi.” Setelah mengatakan itu, aku pun menutup telfonnya.

Tepat setelah aku meletakan handphone ku di atas nakas, tiba-tiba Seseorang memelukku dari belakang, dan aku tau siapa itu. Pasti wanita itu, ia memeluku dengan tangan kecil dan lembutnya. Aku pun membalas pelukkan wanita itu dengan cara menggenggam kedua tangannya yang berada dipinggangku. Sedikit menolehkan wajahku kebelakang, yang terlihat adalah senyuman manisnya yang begitu menawan. Dia tersenyum dengan keadaan rambut yang kusut dan bajunya yang  kedodoran, tetapi itu semua tidak mengurangi kecantikannya.

“pagi.., istriku.” Sapa ku padanya dengan tersenyum. “eumm..” hanya gumaman dan juga dengan senyumannya yang bertambah lebar sehingga memperlihatkan susunan gigi rapinya. Sedikit kesal dengan jawabannya, aku pun membalikan tubuhku kearahnya. Untuk lebih bisa menatap wajahnya dengan sempurna.

“morning kiss.?” Tanyaku padanya dengan sedikit memanyunkan bibirku.

Chupp

“Yaaa..!! kenapa sebentar.?” Tanya ku kesal, karena ia hanya menempelkan bibir kami saja. Padahal yang aku mau kan, ciuman yang sedikit panas dan bergairah.

“tidak mau..!! kau bau kyuu..” jawabnya sambil menjauhkan wajahnya dariku dan menutup mulutnya.

“baiklah kalau begitu, biarkan aku mandi dulu. Setelah ini akan ku pastikan untuk mendapatkan morning kiss yang lebih panas.” Balasku padanya. Yang kulihat muka wanita ini memerah, membuatku semakin ingin menyelesaikan mandiku ini dengan cepat.

Skip ===================================================================

Pagi ini tidak seperti biasanya bagiku, karena kini aku sudah tinggal berdua dengan istriku. Wanita yang kini tengah berada didapur itu sedang sibuk untuk membuatkan sarapan pagi untuk kami berdua, sebenarnya aku juga tidak mau jika ia repot-repot untuk mengotori dapur baru kami. Tapi, yaa.. mau bagaimana lagi. Wanita tidak pernah mau ditolak semua kehendaknya.

Kuperhatikan setiap gerakan yang ia buat didapur itu, dengan sibuknya wanita itu berjalan kesana-kemari hanya untuk memastikan masakannya masak dan memotong-motong bahan makannya. Tidak tahan melihatnya begitu kacau dengan masakannya, akhirnya aku mencoba untuk membantunya. Walaupun, yaa.. mungkin tidak terlalu banyak yang bisa aku bantu. Wanita ini sama sekali tidak menyadari bahwa aku kini tengah berada disampingnya yang tengah memotong berbagai macam sayuran. Apa ia tidak tau jika sebenarnya aku tidak menyukai sayuran.?

“YAA.. kau kan tau jika aku tidak bisa memakan itu..!!” ucapku kesal.

Dia terkejut, dan itu hampir saja membuat jari wanita ini terluka karena pisau yang berada di tangan kanannya. “Yaaa…!! kau hampir saja membuat jariku putus kyu.” Balasnya dengan murka. Sedikit terkejut dengan nada suaranya, karena selama aku mengenal wanita ini. Yang ku tau, wanita ini mempunyai sifat yang sangat lembut dan penuh perhatian kepada siapa pun.  “maaf sayang. Tetapi aku benar-benar tidak suka itu.” Tunjukku pada daun-daun hijau itu.

Dia menghela nafasnya. “huuuffttt….., kau benar-benar membuatku terkejut kyu.” Kali ini ia berbicara dengan lembut.  “apa kau tidak tau.?  jika sayuran itu memiliki banyak khasiat dan ini sangat baik untuk kesehatan.!! Dan ini namanya sayuran.!!” Sambungnya sambil menjelaskan padaku bahwa sayuran itu sangat sehat dan blablablabla….

Biasanya yang akan memarahiku jika aku tidak ingin memakan itu adalah ibuku. Dia adalah seorang pemaksa yang semua kehendaknya harus dipenuhi. Ku pikir setelah aku menikah dengan wanita ini aku akan terbebas dengan namanya sayuran, tapi apa nyatanya.? Terpaksa aku harus memakannya lagi.  Kulihat wanita ini melanjutkan kegiatannya yang sempat tertunda tadi, aku beinisiatif untuk membantunya  mencuci sayuran yang sudah ia potong. Kucoba mendekati wanita itu lagi yang kini berganti kegiatan menjadi memotong daging menjadi bagian-bagian kecil dan itu tampak seperti dadu.

“ku harap kau memasukan banyak daging kedalam masakanmu.” Saran ku padanya dengan memeluknya dari belakang. Kurasakan ia sedikit tersentak dengan perlakuanku padanya, kutelusuri tengkuknya yang jenjangg itu. Menghirup wangi tubuhnya yang sangat kusukai darinya.

“kyu.? Apa kau tidak lapar.?” tanyanya padaku. “ya aku lapar, dan rasanya aku ingin memakanmu.!” Ucapku dengan menambah level kegiatanku, yaitu memasukan tangan kiriku kedalam baju yang ia kenakan. Wanita ini berusaha untuk mengeluakan tanganku dari dalam bajunya, tapi aku tidak ingin menyerah dan tanganku mencoba untuk menggapai gundukan yang ada disana. Tangannya terus berusaha untuk menghalangi pebuatanku pada dadanya, kuremas dengan sedikit kencang dada sebelah kanan wanita itu. “aarrrghhhh” suara wanita ini sangat membuat sesuatu didalam diriku kian menegang. Tidak tahan dengan semua ini, akhirnya aku membawa wanita ini menuju kamar kami berdua.

Skip=====================================================================

Hari ini aku mulai masuk kantor setelah seminggu mengambil cuti. sebenarnya jika aku ingin. bisa saja aku tidak datang hari ini karena aku adalah pemilik perusahaan ini. Tapi karena aku tidak ingin memberi contoh yang buruk kepada karyawanku akhirnya akupun masuk kekantor hari ini. Sepanjang perjalananku menuju kantor, banyak pikiran-pikiran yang memenuhi otak ku. Yang paling memenuhi otakku adalah kenapa aku ingin menikahi wanita itu.?

Sebenarnya aku tidak benar-benar mencintai wanita itu, hubungan yang aku jalani dengannya hanyalah palsu. Lalu kenapa kami berdua bisa menikah.? Itu semua karena ayahku dan harta keluarga Choi. Ayahku sangat terosebsi dengan harta dan kekuasaan dari keluarga choi, sehingga beginilah aku sekarang. Menjadi suaminya hanya untuk merebut semua harta keluarganya, apa aku jahat.? Tentu saja  itu jahat, aku tidak bisa menolak semua permintaan dari kedua orangtuaku karena jika aku menentangnya atau tidak menerima keputusan mereka berdua, yang terjadi padaku adalah terhapus dari daftar warisan keluargaku.

Dan kenapa pula wanita ini ingin menikahi pria sepertiku, yang terkenal dengan kebrengsekannya yang suka mempermaikan wanita sepertiku. Sungguh aku tidak mengerti jalan pikiran wanita itu. Setelah cukup lama memikirkan hal-hal yang baru saja kualami tidak terasa aku sudah sampai digedung perusahaanku. Sebenarnya ini perusahaan milik kelurga choi, tapi ketika aku menikah dengan wanita itu aku mendapatkan perusahaan yang cukup besar ini.

Aku pun berjalan memasuki gedung perusahaan baruku ini, sambutan yang kudapat setelah memasuki gedung ini sangatlah meriah. Para karyawan berjejer dan membungkuk ketika aku melewati mereka dan tidak lupa pula mereka menampilkan senyuman terbaik mereka. Terlihat seorang pria mendekat kearahku dan menjulurkan tangannya.

“selamat pagi presedir, perkenalkan saya Shim Changmin dan saya adalah sekretaris pribadi anda.” Ucap laki-laki ini. “Ya, senang berkenalan dengan anda.” Balasku dengan mengulurkan tangan.

“baiklah pak presedir, mari saya antar keruangan anda.” Ajak laki-laki ini. Aku pun mengikutinya berjalan mengikutinya  untuk menunjukan dimana ruanganku. Cukup dekat jika aku manaiki lift khusus ini, lift yang dirancang hanya untuk para atasan saja.

Kini aku berada didalam ruanganku sendiri, berbeda rasanya dengan ruangan lamaku. Disini aku mempunya tempat pribadi yang hanya bisa dimasuki oleh diriku saja, ruangan ini sangat nyaman dengan warna biru yang mendominasi dinding ruangan ini. Tidak lama setelah itu terdengar suara ketukan pintu.

Tok.. tok.. tok.. tok..

“masuk.!” Suruh ku pada orang yang mengetuk pintu itu.

Pintu pun terbuka dan memperlihatkan wajah sekretaris Shim yang tengah memegang beberapa dokumen ditangannya. “ada apa.?” Tanya ku langsung padanya. dia berjalan mendekati meja kerjaku, “presedir, ini adalah dokumen-dokumen yang harus anda baca dan pelajari tentang perusahaan ini. Sebagian lagi adalah kontrak penandatanganan kerjasama dengan perusahaan lain.” ucapnya menjelaskan kepadaku. “baiklah, letakan saja disana.” Setelah mengatakan itu sekretaris Shim meninggalkan ruanganku.

Setelah sekretaris shim keluar, pandanganku tertuju pada bingkai fhoto yang berada diatas mejaku ini. Disana terlihat fhoto pernikahanku dengan wanita itu, pasti wanita itu yang menyuruh sekretaris tadi untuk memajang fhoto kami berdua disana. Cukup muak dengan fhoto ini, aku pun berniat ingin memasukannya didalam laci mejaku, sebelum sura ketukan pintu lagi mengusik kegiatanku.

TOK TOK TOK

“Masuk..!!” suruh ku, kali ini dengan nada suara yang cukup tinggi

“maaf presedir mengganggu anda.” Ucap  sekretaris shim yang berdiri didepan pintu ruanganku. “ada perlu apa changmin-ssi.?” Tanyaku langsung padanya, dan kini aku hanya menyebutkan namanya saja bukan lagi dengan marganya. “ada yang ingin bertemu dengan anda presedir.”

Aku sungguh penasaran siapakah yang ingin bertemu denganku disaat jam kerja seperti sekarang ini.”suruh saja dia masuk.!” Suruhku pada sekretarisku ini.

Setelah changmin keluar dari ruanganku ini. Aku sedikit mendengar ada percakapan diluar ruanganku ini, tak lama setelah itu pintu pun terbuka dan memperlihatkan seorang pria tinggi yang menggunakan jas hitam yang sangat cocok dipakai olehnya.

“Hallo.. presedir baru.” Sapanya dengan menjulurkan tangannya kepadaku. “apa-apaan ini, kris.! Kau datang tanpa memberi tahuku.?” Tanyaku pada pria tinggi ini yang ternyata adalah teman lamaku. “Ya.. ini adalah kejutan dariku.” Jawabnya dengan santai. Asal kalian tau saja sebenarnya aku dan kris tidak terlalu dekat, kami hanya sesekali saja berbicara atau menyapa ketika bertemu. Dan yang membuatku sangat terkejut saat ini adalah dia datang kekantor ku, entah apa yang ingin ia lakukan disini.

“ada perlu apa kau kemari.?” Tanyaku langsung padanya. “tidak seperti biasanya, kau datang kepadaku.” Sambungku lagi. Sebelum menjawabnya, aku melihat ia sedang memperhatikan ruanganku saat ini. “kau memiliki ruangan yang bagus.” Ucapnya padaku. “jangan membuang-buang waktu ku kris-ssi. Apa kau kemari hanya ingin melihat-lihat kantor ku saja.?” Ucapku dengan sedikit candaan. “tentu saja tidak, aku hanya ingin menyapamu saja.” Jawabnya.

Tidak mungkin seperti itu, yang aku tau kis adalah orang yang sangat jarang membangun komunikasi bersama orang lain, jadi tentu saja aku heran kenapa ia tiba-tiba datang dan menyapa ku.

“ku dengar kau sudah menikah.?” Tanya-nya padaku, entah kenapa aku tidak suka dengan cara ia bertanya padaku. “’ya, memang benar.” Jawabku. “aku jelas tau kyuhyun-ssi kenapa kau menikahi wanita itu.” Jelasnya padaku. Aku sedikit terkejut dengan perkataannya ini dan darimana ia tau kenapa aku menikani wanita itu. Banyak pertanyaan-pertanyaan yang mengelilingi otak ku saat ini.

“apa kau tau kyuhyun-ssi.?” Ucapnya lagi. “jika aku tidak terlambat…” dia menghentikan kalimatnya dan itu membuatku penasaran.

“jika aku tidak terlambat maka wanita yang kau nikahi itu, akan menjadi miliku.” Sambungnya lagi. Aku sangat terkejut dengan apa yang ku dengar saat ini, jiwaku saat ini melayang terpisah dari raganya, entah kenapa. Ada perasaan aneh yang menjalar didiriku ini, perasasan yang tidak rela jika wanita itu akan menjadi miilik pria didepanku ini.

“ku pastikan, wanita itu akan menjadi miliku. Karena aku tau apa yang membuatmu ingin menikahinya.” Ucapnya terang-terangan kepadaku.

apa dia berencana untuk merebut istri orang.?

cut..

Hai semuanya..!! maaf akhir-akhir ini jarang post, dikarenakan  sebentar lagi saya mau UKK. dan juga akhir-akhir ini tugas yang diberikan sangat-sangat mendesak+susah.!! entah kenapa tahun ini ujiannya tambah sulit dan banyak.d an minggu depan mungkin saya post nya juga agak molor karena minggu depan ada simulasi UNBK.. mohon dimakhlumi jika ada typo atau tanda baca yang salah karena saya nulis ini sangat ngebut (?) dan di mohon untuk pembaca yang terhormat agar memberikan feedback kepada saya berupa coment atau pun LIke. tolong dihargai karena saya nulis FF ini disaat-saat saya tengah sibuk-sibuknya dengan tugas sayan masih sempat membuat ff ini.

FF ini cuman buat selingan, jika respon yang saya terima bagus ff ini akan dilanjutin. jika kurang respon ya, saya mohon maaf. ff ini hanya akan sampai disini saja. jika ada yang menunggu kelanjutan ff It’s My Fault, mungkin akan di posst minggu depan…..!!!! oke segini aja cuap-cuap dari saya.. sampai jumpa di postingan selanjutnya

See u 🙂

Advertisements

3 thoughts on “[TWOSHOOT] Please Don’t Go

  1. dekyusoo

    Kyu jahat sumpahhh..
    Soo diambil sama Kris baru tau rasa dia..
    Soo cinta ngga sih sama kyu?
    Kalo bisa di next part buat soo pov ya..
    Biar tau gimana perasaan nya soo..
    Ditunggu ya next..
    Selalu semangat author..

    Like

  2. yani yanuari

    wahhhh adaa fanfict baru!!!! main cast’a ttep kyuyoung, tpi D’tmbah sma kriss wu yuhuuuuuu!!! d’ff in aku kaga suka sma sifat’a kyu yng mau nikahin soo eonni cma pen rebut harta’a ajaa, tpi gmana sma prasaan’a soo eonni k’kyu oppa yaa?! apaa soo eonni bner” cinta sma kyu oppa? smpe” dya mau dinikahin sma kyu oppa?? dan it kris wu??? Apaa hubungan’a antar kris wuu sma soo eonni? Apaa jan” mereka br2 ntu pasangan yng terpisahkan?? ashhhh jdi pnasaran sma next part’a min, keep waiting next part min 🙂 fighting 😉

    Like

  3. Aku pikir kyu sama soo nikah karena sama2 cinta, tapi kok malah kyu cuma mau manfaatin hartanya soo aja sih, tapi kayaknya kyu mulai ada rasa sama soo tapi dia berusaha untuk nutupin nya
    next thor.. aku suka cerita nya pliss jngan di stop ya 🙂

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s